tugas 1 isd

Ilmu social dasar adalah suatu ilmu yang dapat memberikan pengetahuan dasar tentang konsep – konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala social agar daya tanggap, persepsi, penalaran mahasiswa dalam menghadapi suatu permasalahan mengenai berbagai hal dapat ditingkatkan sehingga kesadaran siswa didik pada ketertarikan dan kebertangung jawabannya terhadap tiap mata kuliah dapat menjadi lebih besar, memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas, dan memiliki kepribadian yang diharapkan dari setiap sisiwa didik di Indonesia, khususnya berkenaan dengan sikap tingkah laku siswa didik dalam menghadapi masalah masalah dan tugas yang lainnya, serta sikap dan tingkah laku sisiwa didik dalam menghadapi masalah lain terhadap keputusan seseorang yang bersangkutan.
Fungsi ilmu social dasar dalam perguruan tinggi mempunyai peranan yang sangat penting diantaranya yaitu :
1. Mencetak mahasiswa yang mempunyai kemampuan intelek, akademik, profesi, pribadi yang baik dan tinggi.
2. Memberikan cara pandang yang luas terhadap masalah-masalah yang di rasakan setiap siswa didik.
3. Mampu bersikap aktif mencari pendapat pendapat dari para ahli untuk menyikapi semua masalah sehingga tidak ada keraguan dalam pengambilan keputusan.
4. Berperan aktif dalam setiap masalah untuk penyelesaiannya.
Adapun perbedaan dan persamman mata kuliah ini ketika di bandingkan dengan ilmu pengetahuan sosial yakni:
 Persamaan
1. Dua-duanya merupakan bahan studi untuk pendidikan.
2. Dua-duanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
3. Duaduanya punya materi yang berasal dari masalah dan kenyataan sosial.
 Perbedaan
1. Ilmu sosial dasar dibrikan di perguruan tinggi, sedangkan IPS diberikan di SD hingga SMA.
2. ISD merupakan satu mata kuliah tunggal, sedangkan IPS terdiri sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
3. ISD diarahkan untuk pembentukan sikap, sedangkan IPS diarahkan untuk pembentukan keterampilan.
kolerasi dari mata kuliah ilmu sosial dasar dengan jurusan teknik industri memiliki fungsi yang sangat berperan penting untuk menempuh jenjang pembelajaran. Dalam hal tersebut bisa di jelaskan bahwa :
1. Merangsang siswa didik untuk peka terhadap lingkungan sekitar.
2. Merangsang untuk pengendalian diri dalam menyikapi suatu masalah yang di hadapi.
3. Mempertumbuhkan sikap tanggung jawab dan keikut sertaan untuk menyelesaikan masalah dalam hal musyawarah maupun individual.
4. Memberikan wawasan siswa terhadap sikap dan prilaku yang baik dan sopan.
5. Membuka pemikiran dengan pandangan yang luas.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s